Kehilangan Hasil dan Keputusan Ekonomi Pengendalian Hama

 Kehilangan hasil adalah pengurangan/penurunan produk tanaman, baik dari kualitas maupun kuantitas yang disebabkan oleh hama. Kehilangan hasil disebabkan oleh dua tipe kerusakan antara lain :

  1. Kerusakan langsung, yaitu kerusakan yang berpengaruh langsung terhadap produk ekonomis (digunakan). Contohnya : Kerusakan pada buah dan daun yang dijual atau dikonsumsi langsung. Kerusakan dapat menurunkan nilai ekonominya; dan
  2. Kerusakan tidak langsung, yaitu kerusakan yang tidak secara langsung berpengaruh terhadap produk ekonomis. Contohnya : kerusakan pada daun tanaman tertentu tidak langsung menurunkan nilai ekonomi buah yang dihasilkan tanaman.

 Metode Pendugaan Kehilangan Hasil Evaluasi kerusakan akibat hama sangat membantu dalam status ekonomi suatu hama, penetapan ambang ekonomi (AE) dan Aras Luka Akonomi (ALE), efektivitas pengendalian, evaluasi varietas yang ditanam, peranan berbagai hama. Dalam ekonomi pengendalian hama dikenal istilah bionomik, yaitu kajian tentang hubungan antara jumlah hama, respon tanaman derhadap perlakuan, dan bentuk kehilangan ekonomi yang dapat dijadikan desar dalam membuat keputusan. Hubungan antara kepadatan populasi hama dan keuntungan yang diperoleh dari tindakan pengendalian dinyatakan melalui nilai ambang yang dinamakan aras luka ekonomi (ALE) dan ambang ekonomi (AE). Batas kerusakan, ambang kerusakan. Batas kerusakan ialah aras terendah perlukaan yang dapat dikendalikan. Aras ini terjadi sebelum kehilangan ekonomi. Berikut adalah penentuan nilai ambang, antara lain :

  1. Menghitung rasio cost benefit;
  2. Menetapkan hubungan antara serangan – hasil tanaman, menggunakan analisis regresi
  3. Mengitung nilai ALE menggunakan metode Pedigo

 Ambang pendapatan (AP) adalah nilai/ukuran penting dalam pengelolaan hama. Nilai ini dinyatakan dengan jumlah hasil yg dapat dipanen berkenaan dengan kegatan pengendalian.

Ambang pendapatan(AP) = biaya manajemen(Rp/ha) / nilai produk(Rp/kg) = ..... kg/ha

Contohnya : biaya aplikasi pestisida untuk mempertahankan populasi aphid 65 ekor/tan pada mustard Rp. 600.000/ha, harga biji mustard Rp. 20.000/kg. Jadi, ambang pendapatan yaitu Rp.600.000 : Rp.20.000 = 30kg/ha. Artinya peningkatan hasil atau pendapatan 30kg/ha untuk aplikasi pestisida dianggap ekonomis. ALE = Ambang pendapatan/kehilangan hasil setiap serangga, Contohnya : AP = 50 kg/ha, kerusakan per aphid 2 kg/ha, maka ALE = 50 : 2 = 25 + 50 (aras dasar) = 75 aphid/tan. Apabila pengambilan sampel ditemukan aphid >75 ekor/tan, maka perlu dilakukan aplikasi pestisida. ALE dapat dirumuskan sebagai berikut :

ALE = C/VIDK
C = biaya pengendalian(Rp/ha)
V = harga produk (Rp/ton)
I = Kerusakan tanaman(persen defiolisasi/serangga)
D = Kehilangan hasil (ton)
K = Proporsi pengurangan populasi karena aplikasi pestisida

Apabila C= Rp 300.000; V=Rp 150.000/ton; I= 0,01 (1 persen); D= 0,05 ton/100 serangga; K= 0,8 (80 persen); maka : ALE = C/VIDK = 300.000/(150.000 x 0,01 x 0,05 x 0,8) = 7500 serangga/ha atau 0,75 serangga/m2
Berikut ini contoh nilai ambang ekonomi pada tanaman padi :

No Komoditi Hama Nilai Ambang Ekonomi
1 Padi Penggerek Batang
  1. 1 kelompok telur per meter2 pada stadium vegetatif dipetak sampel
  2. 5-10% tunas mati
  3. 2 ekor ngengat per mater2
  4. 5 massa telur per 100 meter2 pada pesemaian
Wereng Hijau
  1. 10 ekor serangga dewasa per empat kali ayunan jaring dipetak sampel
  2. 2 ekor serangga dewasa per satu kali ayunan jaring
  3. petak sampel
Wereng Cokltat
  1. 1 ekor imago per tunas di petak sampel
  2. 10 ekor nimfa per rumpun
  3. 5 ekor imago per rumput pada stadium generatif
Kepinding Tanah 12 ekor per rumpun
Walang Sangit 2 ekor per meter2 pada stadium matang susu di petak sampel
Ganjur 1 puru per rumpun pada umur 40 hari setelah tanam di petak sampel
Ulat Grayak 2 ekor per meter2 di petak sampel
Tikus 5% tanaman sampel muda sebelum terpotong

SOAL LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah soal latihan berikut!
  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kehilangan hasil!
  2. Sebutkan dan jelaskan tipa kerusakan yang menyebabkan kehilangan hasil!
  3. Apa makna Bionomik dalam Ekonomi Pengendalian Hama?
  4. Jelaskan makna Ambang Pendapatan (AP)!
  5. Bagaimana cara penentuan nilai ambang?

 Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif yang terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Pembelajaran 2.

image/svg+xml Tingkat penguasaan = Jumlah Jawaban yang Benar Jumlah Soal ✕ 100%

Arti tingkat penguasaan : 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang

 Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan ke modul 6. Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan Pembelajaran 2, terutama bagian yang belum dikuasai.


PETUNJUK JAWABAN SOAL LATIHAN

  1. Kehilangan hasil adalah pengurangan/penurunan produk tanaman, baik dari kualitas maupun kuantitas yang disebabkan oleh hama.
  2. Kehilangan hasil disebabkan oleh dua tipe kerusakan antara lain :
    1. Kerusakan langsung, yaitu kerusakan yang berpengaruh langsung terhadap produk ekonomis (digunakan). Contohnya : Kerusakan pada buah dan daun yang dijual atau dikonsumsi langsung. Kerusakan dapat menurunkan nilai ekonominya; dan
    2. Kerusakan tidak langsung, yaitu kerusakan yang tidak secara langsung berpengaruh terhadap produk ekonomis. Contohnya : kerusakan pada daun tanaman tertentu tidak langsung menurunkan nilai ekonomi buah yang dihasilkan tanaman.
  3. Bionomik adalah kajian tentang hubungan antara jumlah hama, respon tanaman derhadap perlakuan, dan bentuk kehilangan ekonomi yang dapat dijadikan desar dalam membuat keputusan.
  4. Ambang pendapatan (AP) adalah nilai/ukuran penting dalam pengelolaan hama. Nilai ini dinyatakan dengan jumlah hasil yg dapat dipanen berkenaan dengan kegatan pengendalian.
  5. Berikut adalah penentuan nilai ambang, antara lain :
    1. Menghitung rasio cost benefit;
    2. Menetapkan hubungan antara serangan – hasil tanaman, menggunakan analisis regresi
    3. Mengitung nilai ALE menggunakan metode Pedigo
    4. Rumus Ambang pendapatan (AP) = biaya manajemen (Rp/ha)/nilai produk (Rp/kg) = kg/ha

RANGKUMAN

 Kehilangan hasil adalah pengurangan/penurunan produk tanaman, baik dari kualitas maupun kuantitas yang disebabkan oleh hama. Kehilangan hasil disebabkan oleh dua tipe yaitu Kerusakan Langsung dan Kerusakan Tidak Langsung. Ambang pendapatan (AP) adalah nilai/ukuran penting dalam pengelolaan hama. Nilai ini dinyatakan dengan jumlah hasil yg dapat dipanen berkenaan dengan kegatan pengendalian (Ambang pendapatan (AP) = biaya manajemen (Rp/ha)/nilai produk (Rp/kg) = kg/ha). ALE dapat dirumuskan sebagai berikut
ALE = C/VIDK. C = biaya pengendalian (RP/ha); V = harga produk (Rp/ton); I = Kerusakan tanaman (persen defoliasi/serangga); D = Kehilangan hasil (ton); K = Proporsi pengurangan populasi karena aplikasi pestisida.


TES FORMATIF

Piihlah stau jawaban yang tepat!
  1. Pengurangan/penurunan produk tanaman, baik dari kualitas maupun kuantitas yang disebabkan oleh hama, merupakan pengertian dari?
    1. Penetapan Ambang Ekonomi
    2. Kehilangan Hasil
    3. Aras Luka Ekonomi
    4. Efektivitas pengendalian
  2. Dua tipe kerusakan pada kehilangan hasil adalah sebagai berikut!
    1. Kerusakan Langsung dan Kerusakan Tidak Langsung
    2. Kerusakan Cepat dan Kerusakan tidak cepat
    3. Kerusakan masif dan kerisakan non masif
    4. Kerusakan tanaman dan kerusakan tanah
  3. Metode pendugaan kehilangan hasil evaluasi kerusakan akibat hama dangat membantu dalam status ekonomi suatu hama, kecuali!
    1. penetapan ambang ekonomi (AE) dan Aras Luka Akonomi (ALE)
    2. menurunnya kualitas tanah
    3. Efektivitas pengendalian
    4. evaluasi varietas yang ditanam
  4. Aras terendah perlukaan yang dapat dikendalikan. Aras ini terjadi sebelum kehilangan ekonomi, merupakan pengertian dari?
    1. Aras Luka Ekonomi (ALE)
    2. Ambang Ekonomi (AE)
    3. Batas Kerusakan
    4. Kehilangan Hasil
  5. Biaya manajemen (Rp/ha) / nilai produk (Rp/kg) = kg/ha, merupakan rumus dari?
    1. Ambang Pendapatan
    2. Ambang Ekonomi
    3. Batas Kerusakan
    4. Kehilangan Hasil
  6. Rumus Aras Luka Ekonomi (ALE) adalah ALE = C/VIDK, arti huruf C adalah!
    1. Harga Produk
    2. Kerusakan Tanaman
    3. Kehilangan Hasil
    4. Biaya Pengendalian
  7. Rumus Aras Luka Ekonomi (ALE) adalah ALE = C/VIDK, arti huruf V adalah!
    1. Harga Produk
    2. Kerusakan Tanaman
    3. Biaya pengendalian
    4. Proporsi Pengurangan populasi karena aplikasi Pestisida
  8. Berikut adalah penentuan nilai ambang, kecuali!
    1. Menghitung rasio cost benefit;
    2. Mengukur tingkat kerusakan
    3. Menetapkan hubungan antara serangan – hasil tanaman, menggunakan analisis regresi
    4. Mengitung nilai ALE menggunakan metode Pedigo
  9. Nilai ambang ekonomi dari komditi Padi pada hama Penggerek Batang adalah sebagai berikut, kecuali!
    1. 1 kelompok telur per meter2 pada stadium vegetatif dipetak sampel
    2. 2 ekor serangga dewasa per satu kali ayunan jaring di petak sampel
    3. 2 ekor ngengat per mater2
    4. 5 massa telur per 100 meter2 pada pesemaian
  10. Nilai ambang ekonomi dari komditi Padi pada hama Wereng Coklat adalah sebagai berikut!
    1. 1 ekor imago per tunas di petak sampel
    2. 10 ekor nimfa per rumpun
    3. 5 ekor imago per rumput pada stadium generatif
    4. Jawaban A, B, dan C Benar
Last modified: Thursday, 2 July 2020, 12:02 AM