Hubungan antara Pengambilan Sampel dan Program Pemantauan

 Hubungan antara pengambilan sampel dan program pemantauan merupakan metode pangamatan yang dilakukan secara sederhana, mudah dikerjakan, dan tidak membutuhkan waktu yang lama, serta tidak memerlukan peralatan dan bahan yang mahal. Hasil pengamatan tersebut harus dapat dipercaya sehingga dapat menghasilkan data yang dapat mewakili atau memberikan gambaran secara benar mengenai sifat dari populasi yang sesungguhnya. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan dalam pengambilan sampel, adalah sebagai berikut:

  1. Sifat dan keterampilan petugas pengamat, yaitu memberikan banyak pengamatan yang menyebabkan hasil kesimpulan yang keliru. Maka, upayanya adalah dengan membuat buku petunjuk standarisasi tabel pengamatan yang jelas dan mudah digunakan oleh para pengamat atau petani
  2. Keadaan lingkungan setempat, yaitu keadaan lingkungan sekitar juga mempengaruhi setiap aktifitas serangga yang diamati. Dengan kata lain harus menyesuaikan dengan irama kehidupan serangga
  3. Sifat sebaran spesial serangga, yaitu sifat sebaran serangga yang sudah sepatutnya untuk diketahui terlebih dahulu agar dapat digunakan untuk menentukan ukuran dan bentuk unit sampel, frekuensi pengamatan, ukuran sampel, dll

 Berbicara mengenai Pemantauan Ekosistem Dan Teknik Pengamat, salah satu hal terpenting adalah bagaimana metode pengambilan sampel yang tepat agar dapat sasaran dari pengambilan sampel dapat berjalan dengan baik. Metode pengambilan sampel adalah cara atau teknik memperoleh data tentang kepadatan populasi serangga yang diamati. Adapun metode yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :

  1. Metode mutlak
    Metode ini menghasilkan angka yang menduga populasi dalam bentuk jumlah individu per satuan permukaan tanah atau habitat serangga yang akan diamati
  2. Metode nisbi
    Menghasilkan angka yang menduga populasi yang sulit untuk dikonversikan dalam unit permukaan tanah karena berbagai macam faktor yang mempengaruhi angka penduga
  3. Metode indeks populasi Menghasilkan hitungan dari apa yang ditinggalkan dari hama

 Dalam praktek pemantauan, kita hanya mengamati sebagian kecil dari anggota populasi yaitu berupa sampel, maka hal pertama yang perlu dilakukan sebelum melakukan pemantauan adalah dengan melakukan pengambilan sampel, berdasarkan data sampel maka dapat diduga sifat-sifat dari populasi termasuk jumlah individu dalam populasi tersebut. Agar dapat mempersingkat waktu agar lebih efisien maka dalam pengambilan sampel perlu menggunakan teknik sampel yang lebih praktis seperti pengambilan sampel berurutan. Untuk lebih mempermudah dalam pengambilan sampel maka perlu dilakukan penyusunan program pengambilan sampel, antara lain:

  1. Penentuan unit sampel
    Unit pengamatan yang terkecil diadakan pengukuran serta perhitungan terhadap individu serangga dan apa yang ditinggalkan oleh serangga yang diamati.
  2. Penentuan interval pengambilan sampel
    Jarak waktu pengamatan yang satu dengan pengamatan yang berikutnya pada petak pengamatan yang sama
  3. Penentuan ukuran sampel
    Dalam program pengambilan sampel dan pengamatan penentuan berapa jumlah unit sampel yang harus diamati pada setiap waktu pengamatan sangat menentukan kualitas hasil pengamatan.
  4. Desain atau pola pengambilan sampel
    1. Acak sederhana
    2. Acak berlapis
    3. Sistematik sampel
  5. Mekanik pengambilan sampel
    Teknik atau cara untuk mengumpulkan dan menghitung individu serangga yang akan diamati atau bahan yang ditinggalkan oleh serangga yang diamati pada unit sampel yang telah ditentukan

 Permasalahan penting yang dihadapi dalam setiap pengambilan sampel adalah menentukan jumlah anggota sampel yang tepat dandapat mewakili keseluruhan anggota populasi. Apabila penentuan anggota sampel tidak benar, data sampel tidak dapat digunakan untuk menduga sifat populasi dengan tingkat ketepatan dan ketelitian yang tinggi. Dengan demikian kesimpulan yang diambil menjadi kurang tepat serta tidak sesuai dengan sifat populasi sesungguhnya.


SOAL LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah soal latihan berikut!
  1. Bagaimanakan hubungan antara pengambilan sampel dan program pemantauan?
  2. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan dalam pengambilan saham?
  3. Jelaskan makna metode pengambilan sampel!
  4. Sebutkan metode pengambilan sampel!
  5. Apa hal pertama yang perlu dilakukan sebelum melakukan pemantauan?

 Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif yang terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Pembelajaran 2.

image/svg+xml Tingkat penguasaan = Jumlah Jawaban yang Benar Jumlah Soal ✕ 100%

Arti tingkat penguasaan : 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang

 Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan ke modul 7. Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan Pembelajaran 2, terutama bagian yang belum dikuasai.


PETUNJUK JAWABAN SOAL LATIHAN

  1. Hubungan antara pengambilan sampel dan program pemantauan merupakan metode pangamatan yang dilakukan secara sederhana, mudah dikerjakan, dan tidak membutuhkan waktu yang lama, serta tidak memerlukan peralatan dan bahan yang mahal.
  2. faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan dalam pengambilan saham, adalah sebagai berikut:
    1. Sifat dan keterampilan petugas pengamat, yaitu memberikan banyak pengamatan yang menyebabkan hasil kesimpulan yang keliru. Maka, upayanya adalah dengan membuat buku petunjuk standarisasi tabel pengamatan yang jelas dan mudah digunakan oleh para pengamat atau petani
    2. Keadaan lingkungan setempat, yaitu keadaan lingkungan sekitar juga mempengaruhi setiap aktifitas serangga yang diamati. Dengan kata lain harus menyesuaikan dengan irama kehidupan serangga
    3. Sifat sebaran special serangga, yaitu sifat sebaran serangga yang sudah sepatutnya untuk diketahui terlebih dahulu agar dapat digunakan untuk menentukan ukuran dan bentuk unit sampel, frekuensi pengamatan, ukuran sampel, dll
  3. Metode pengambilan sampel adalah cara atau teknik memperoleh data tentang kepadatan populasi serangga yang diamati.
  4. Metode pengambilan sampel yaitu Metode mutkan, Metode nisbi, dan Metode indeks populasi
  5. Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum melakukan pemantauan adalah dengan melakukan pengambilan sampel, berdasarkan data sampel maka dapat diduga sifat-sifat dari populasi termasuk jumlah individu dalam populasi tersebut.

RANGKUMAN

 Hubungan antara pengambilan sampel dan program pemantauan merupakan metode pangamatan yang dilakukan secara sederhana, mudah dikerjakan, dan tidak membutuhkan waktu yang lama, serta tidak memerlukan peralatan dan bahan yang mahal. Dalam pengambilan sampel perlu menghindari kesalahan agar mendapatkan hasil yang baik, faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan dalam pengambilan sampel adalah sifat dan keterampilan petugas pengamat, keadaan lingkungan setempat, sifat sebaran spesial serangga. Pengambilan sampel dapat dilakukan dengan menggunakan metode mutkak, metode nisbi, dan metode indeks populasi. Permasalahan penting yang dihadapi dalam setiap pengambilan sampel adalah menentukan jumlah anggota sampel yang tepat dandapat mewakili keseluruhan anggota populasi.


TES FORMATIF

Pilihlah satu jawaban yang tepat!
  1. Hubungan antara pengambilan sampel dan program pemantauan merupaka metode pengamatan seperti apa?
    1. Dilakukan secara sederhana
    2. Mudah dikerjakan
    3. Tidak membutuhkan waktu yang lama
    4. Semua jawaban benar
  2. Sifat dan keterampilan petugas pengamat merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi?
    1. Keberhasilan pengambilan sampel
    2. Kesalahan dalam pengambilan sampel
    3. Matinya musuh alami
    4. Keadaan lingkungan
  3. Makna keadaan lingkungan setempat dalam faktor yang mempengarui kesalahan pengambilan sampel adalah?
    1. Keadaan lingkungan yang menyesuaikan irama kehidupan serangga
    2. Keadaan lingkungan yang kondusif untuk hama
    3. Keadaan lingkungan yang sehat untuk tanaman
    4. Keadaan lingkungan yang baik dalam mengamati sampel
  4. Makna metode pengambian sampel adalah?
    1. Cara memperoleh data tentang kepadatan pupulasi serangga yang diamati
    2. Cara memperoleh data tentang jumlah hama dalam suatu ekosistem
    3. Cara memperoleh data tentang ekosistem yang ada
    4. Cara memperoleh data tentang besarnya kerugian yang diakibatkan oleh hama
  5. Metode mutlak adalah sebagai berikut!
    1. Metode yang menghasilkan hitungan dari apa yang ditinggalkan dari hama
    2. Metode yang Menghasilkan angka yang menduga populasi yang sulit untuk dikonversikan dalam unit permukaan tanah karena berbagai macam faktor yang mempengaruhi angka penduga
    3. Metode yang menghasilkan angka yang menduga populasi dalam bentuk jumlah individu per satuan permukaan tanah atau habitat serangga yang akan diamati
    4. Semua jawaban benar
  6. Apa hal pertama yang dilakukan sebelum melakukan pemantauan?
    1. Memetakan ekosistem yang ada
    2. Melakukan observasi lingkungan
    3. Memberikan pestisida kepada hama
    4. Melakukan pengambilan sampel
  7. Pengambilan sampel berurutan merupakan teknik pengambilan sampel yang bertujuan untuk?
    1. Mempersingkat waktu agar lebih efisien dan praktis
    2. Mempermudah penangkapan serangga
    3. Mempermudah penghitungan jumlah populasi
    4. Mempersingkat masa pengambilan sampel
  8. Penyusunan program pengambilan sampel bertujuan untuk?
    1. Mempermudah dalam penghitungan sampel
    2. Mempermudah dalam pengambilan sampel
    3. Mempermudah untuk mengkasifikasikan sampel
    4. Mempermudah untuk memantau sampel yang ada
  9. Berikut adalah desain atau pola pengambilan sampel, kecuali!
    1. Acak sederhana
    2. Acak berlapis
    3. Acak komulatif
    4. Sistematika sampel
  10. Berikut adalah program pengambilan sampel, kecuali!
    1. Penentuan unit sampel
    2. Penentuan jumlah sampel
    3. Penentuan ukuran sampel
    4. Penentuan intercal pengambilan sampel
Last modified: Thursday, 2 July 2020, 12:08 AM