Taktik Menggunakan Peranan Bioteknologi

 Bioteknologi merupakan ilmu pengetahuan yang sudah ada sejak jaman kuno, misalnya pemanfaatan khamir untuk produksi minuman beralkohol. Bioteknologi adalah perpaduan ilmu pengetahuan biokimia, mikrobiologi atau dan rekayasa untuk menghasilkan proses, produk ataupun jasa yang dapat dimanfaatkan untuk manusia. Bioteknologi berpotensi meningkatkan produksi pertanian, yaitu dengan melalui perbaikan hasil dan nilai nutrisi tanaman, memperluas produksi tanaman ke dalam habitat yang tidak ramah, dan perbaikan perlindungan tanaman terhadap hama. Menurut Waage, Peran bioteknologi dalam PHT, antara lain (Waage : 1996) :

  1. Rekayasa musuh alami hama agar menjadi agen yang lebih efektif dalam pengendalian hayati
  2. Rekayasa tanaman yang berhubungan dengan gene yang melindungi tanaman dari jasad pengganggu; dan
  3. Rekayasa musuh alami dengan gene yang menentukan ketahanan terhadap pestisida

 Pemanfaatan bioteknologi pada bidang pertanian ditandai dengan banyaknya penemuan tanaman varietas baru yang biasa disebut dengan tanaman transgenik. tanaman tersebut merupakan tanaman yang dapat tumbuh di lahan pertanian, yang sangat berpeluang untuk dikembangkan guna meningkatkan produktifitas pertanian. Pemanfaatan bioteknologi dalam rangka meningkatkan produktifitas pertanian pada dasarnya dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu pengembangan varietas toleran yang berpotensi untuk perbaikan hasil dan perbaikan kondisi agroekosistem lahan sub-optimal. Peran ilmu bioteknologi dalam PHT baru dimulai dan keberhasilan tanaman transgenik dalam pengendalian penyakit tanaman telah meningkatkan antusiasme berbagai pihak. Timbulnya dampak negatif penggunaan pestisida sintesis akibat kepercayaan yang berlebihan. Penggunaan tanaman transgenik mempunyai kelebihan apabila dibandingkan dengan penggunaan pestisida pada lahan pertanian, kelebihan tersebut antara lain :

  1. Bersifat lebih persisten
  2. Dapat mengakomodir keseluruhan bagian tanaman
  3. Mengurangi penggunaan insektisida kimia

 Di sisi lain, tanaman transgenik juga menimbulkan dampak negatif karena tanaman transgenik yang tahan terhadap hama tertentu dapat mendorong timbulnya ledakan hama lainnya. Dampak terhadap penggunaan tanaman transgenik terhadap lingkungan (Altieri dan Nicholls : 2005), adalah sebagai berikut :

  1. Penyebaran transgen ke gulma terkait melalui hibridisasi tanaman gulma
  2. Pengurangan kebugaran organisme non target
  3. Evolusi cepat resistensi hama serangga
  4. Akumulasi racun insektisida Bt, yang tetap aktif di dalam tanah setelah tanaman tersebut dibajak di bawah dan diikat erat tanah liat dan asam humat
  5. Gangguan terhadap musuh alami hama serangga melalui efek level intertrophic dari racun Bt terhadap musuh alami
  6. Efek tak terduga terhadap serangga herbivor non target
  7. Transfer gen horizontal dengan perantaraan vector dan rekombinasi untuk menciptakan organisme pathogen baru

 Prinsip pengelolaan resistensi pada tanaman resistensi pada tanaman transgenik adalah analog dengan upaya mengurangi terjadinya resistensi hama terhadap insektisida kimia, yaitu dengan menurunkan tekanan seleksi terhadap hama sasaran oleh pengaruh tanaman transgenik. menurut Roush ada empat kemungkinan untuk menekan timbulnya resistensi tanaman transgenik terhadap hama, antara lain :

  1. Modifikasi ekspresi gene di dalam setiap tanaman sedemikian rupa agar ekspresi gene hanya pada waktu dan tempat yang diperlukan melalui jaringa khusus
  2. Menggunakan varietas yang mengekspresikan gene B thuringiensis hanya berkekuatan moderat, sehingga tidak semua individu yang peka terbunuh
  3. Memasukkan ke dalam cropping system persentase tanaman yang tidak menghasilkan B thuringiensis
  4. Menggunakan tanaman yang membawa campuran B thuringiensis (Roush : 1996)

SOAL LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah soal latihan berikut!
  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bioteknologi!
  2. Sebukan peran bioteknologi dalam PHT!
  3. Sebutkan kelebihan tanaman transgenik dibandingkan pestisida!
  4. Apa dampak negatif tanaman transgenik?
  5. Sebutkan empat kemungkinan untuk menekan timbulnya resistensi tanaman transgenik terhadap hama!

 Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif yang terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Pembelajaran 1.

image/svg+xml Tingkat penguasaan = Jumlah Jawaban yang Benar Jumlah Soal ✕ 100%

Arti tingkat penguasaan : 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang

 Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan ke Kegiatan Pembelajaran 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan Pembelajaran 1, terutama bagian yang belum dikuasai.


PETUNJUK JAWABAN SOAL LATIHAN

  1. Bioteknologi adalah perpaduan ilmu pengetahuan biokimia, mikrobiologi atau dan rekayasa untuk menghasilkan proses, produk ataupun jasa yang dapat dimanfaatkan untuk manusia.
  2. Peran bioteknologi dalam PHT, antara lain:
    1. Rekayasa musuh alami hama agar menjadiagen yang lebih efektif dalam pengendalian hayati
    2. Rekayasa tanaman yang berhubungan dengan gene yang melindungi tanaman dari jasad pengganggu; dan
    3. Rekayasa musuh alami dengan gene yang menentukan ketahanan terhadap pestisida
  3. Tanaman transgenik mempunyai kelebihan apabila dibandingkan dengan penggunaan pestisida pada lahan pertanian, kelebihan tersebut antara lain :
    1. Bersifat lebih persisten
    2. Dapat mengakomodir keseluruha bagian tanaman
    3. Mengurangi penggunaan insektisida kimia
  4. Tanaman transgenik juga menimbulkan dampak negatif karena tanaman transgenik yang tahan terhadap hama tertentu dapat mendorong timbulnya ledakan hama lainnya.
  5. empat kemungkinan untuk menekan timbulnya resistensi tanaman transgenik terhadap hama, antara lain :
    1. Modifikasi ekspresi gene di dalam setiap tanaman sedemikian rupa agar ekspresi gene hanya pada waktu dan tempat yang diperlukan melalui jaringa khusus
    2. Menggunakan varietas yang mengekspresikan gene B thuringiensis hanya berkekuatan moderat, sehingga tidak semua individu yang peka terbunuh
    3. Memasukkan ke dalam cropping system persentase tanaman yang tidak menghasilkan B thuringiensis
    4. Menggunakan tanaman yang membawa campuran B thuringiensis

RANGKUMAN

 Pengendalian fisik merupakan usaha dengan menggunakan atau mengubah faktor lingkungan fisik sedemikian rupa sehingga dapat mematikan atau menurunkan populasi hama yang ditujukan khusus untuk membunuh hama. Pengendalian secara mekanis adalah tindakan mematikan hama secara langsung dengan menggunakan tangan atau alat. Pengendalian secara mekanis bertujuan untuk mematikan hama secara lagsung baik dengan hanya menggunakan tangan atau dengan menggunakan alat bantu lain. Pengendalian fisik dan mekanis merupakan tindakan mengubah lingkungan khusus untuk membasmi hama, dan bukan merupan bagian dari praktek budidaya secara umum. Kelebihan dan kekurangan pengendalian secara fisik dan mekanis, yaitu tidak menimbulkan pencemaran pada lingkungan; dapat dipadukan dengan cara pengendalian lainnya; memerlukan tenaga yang banyak; tidak dapat dilakukan untuk lokasi yang luas secara terus-menerus.


TES FORMATIF

Pilihlah satu jawaban yang tepat!
  1. Makna bioteknomogi adalah !
    1. Perpaduan ilmu pengetahuan ekologi
    2. Perpaduan ilmu pengetahuan ekosistem
    3. Perpaduan ilmu pengetahuan biokimia
    4. Perpaduan ilmu pengetahuan pertanian
  2. Bioteknologi meningkatkan produksi tanaman dengan cara?
    1. Melalui perbaikan hasil dan nilai nutrisi tanaman
    2. Memperluas lahan yang tidak terkena hama
    3. Melalui pemberian pestisida secara teratur
    4. Melalui pengendalian hama menggunakan musush alami
  3. Memperluas produksi tanaman ke dalam habitat yang tidak ramah, merupakan bagian dari?
    1. Cara bioteknologi mengurangi populasi hama
    2. Cara bioteknologi meningkatkan produksi tanaman
    3. Tujuan bioteknologi
    4. Manfaat bioteknologi
  4. Rekayasa musuh alami hama agar menjadi agen yang lebih efektif dalam pengendalian hayati, adalah bagian dari?
    1. Tujuan bioteknologi
    2. Manfaat bioteknologi
    3. Peran bioteknologi
    4. Ciri-ciri bioteknologi
  5. Berikut adalah peran dari bioteknologi dalam PHT!
    1. Dapat mengakomodir keseluruhan bagian tanaman
    2. Rekayasa musuh alami dengan gene yang menentukan ketahanan terhadap pestisida
    3. Gangguan terhadap musuh alami hama serangga melalui efek level intertrophic dari racun Bt terhadap musuh alami
    4. Pengurangan kebugaran organisme non target
  6. Contoh penerapan bioteknologi adalah!
    1. Tanaman transgenik
    2. Tanaman tahan hama
    3. Pemberian pestisida
    4. Tanaman yang tahan suhu ekstrim
  7. Dampak terhadap penggunaan tanaman transgenik terhadap lingkungan, kecuali!
    1. Penyebaran transgen ke gulma terkait melalui hibridisasi tanaman gulma
    2. Mengurangi penggunaan insektisida kimia
    3. Pengurangan kebugaran organisme non target
    4. Evolusi cepat resistensi hama serangga
  8. Kelebihan tanaman transgenik dibandingkan penggunaan pestisida adalah!
    1. Produksi pertanian meningkat
    2. Mengurangi jumlah populasi hama
    3. Mudah diterapkan oleh petani
    4. Mengurangi penggunaan insektisida kimia
  9. Dampak negatif tanaman transgenik adalah!
    1. Sulit untuk diterapkan oleh petani
    2. Biaya yang digunakan tergolong mahal
    3. Mendorong timbulnya ledakan hama lainnya
    4. Menggunakan pestisida secara berlebihan
  10. Berikut adalah cara untuk menekan timbulnya resistensi tanaman transgenik terhadap hama, kecuali!
    1. Menggunakan varietas yang mengekspresikan gene B thuringiensis hanya berkekuatan moderat, sehingga tidak semua individu yang peka terbunuh
    2. Transfer gen horizontal dengan perantaraan vector dan rekombinasi untuk menciptakan organisme pathogen baru
    3. Memasukkan ke dalam cropping system persentase tanaman yang tidak menghasilkan B thuringiensis
    4. Menggunakan tanaman yang membawa campuran B thuringiensis
Last modified: Thursday, 2 July 2020, 12:20 AM