Menilai Kerusakan Tanaman

 Kerusakan yang ditimbulkan oleh hama kepada tanaman merupakan fungsi dari padat populasi, ciri-ciri perilaku makan atau cara meletakkan telur serangga, serta ciri-ciri biologi serangga. Masing-masing faktor tersebut dipengaruhi oleh faktor biotik dan faktor fisik lingkungan, dan hubungan antara padatnya populasi dan kerusakan seringkali sulit untuk ditetapkan. Maka, PHT dapat dipandang sebagai. Alasan utama untuk membuat evaluasi kerusakan pada PHT yaitu :

  1. Guna menetapkan status ekonomik populasi hama
  2. Guna menetapkan niai ambang ekonomi (AE) dan batas kerusakan ekonomi
  3. Menentukan nilai efektivitas hasil pengendalian
  4. Untuk mengevaluasi varietas tahan dan galur tanaman

 Kerusakan oleh hama umumnya dihasilkan oleh aktifvitas makan dan sebagian kecil karena aktivitas peletakan telur serangga. Maka dari itu, tipe kerusakan pada tanaman yang diakibatkan oleh serangan serangga bervariasi tergantung pada tipe makan serangga tersebut. Kerusakan tersebut juga terbagi atas dua tipe, yaitu kerusakan secara langsung dan kerusakan secara tidak langsung. Kerusakan secara langsung merupakan serangan yang dilakukan oleh serangga yang rangsung merusak hasil tanaman sehingga menurunkan hasil produksi tanaman. Misalnya pada kerusakan yang dialami oleh buah kakao akibat dari serangan hama penggerek buah kakao (Acrocercops cramerella Snellen). Sedangkan, kerusakan secara tidak langsung yang diakibatkan oleh serangga dapat merusak bagian tanaman yang secara fisiologis berhubungan dengan hasil produksi namun tidak langsung diakibatkan oleh hamanya. Misalnya serangan ulat daun pada tanaman.

 Kerusakan yang terjadi akibat serangan hama tidak hanya dapat dilihat dari konsisi daun atau taman secara langsung, namun juga dapat dilihat dari kondisi akar tanaman, terdapat dua teknik untuk mengukur kerusakan pada sistem pengakaran, yaitu :

  1. Secara langsung, dilakukan dengan menjumlah seluruh kerusakan sistem pengakaran, yaitu dengan menghitung persentase kerusakan akar seperti berapa cm dibawah permukaan tanah, dan persentase akar yang terpotong pada ruas pertama dan kedua
  2. Secara tidak langsung, dilakukan dengan cara mengukur kekuatan yang digunakan untuk mencabut tanaman dari tanah; dan membuat rating kerusakan berdasarkan tegakan tanaman
Pada hama yang langsung merusak tanaman, hubungan antara kerusakan dengan penurunan hasil biasanya lebih mudah untuk ditetapkan apabila dibandingkan dengan hama yang secara tidak langsung merusak tanaman. Untuk menentukan hubungan tersebut biasanya dilakukan proses percobaan pengambilan sampel dengan membuat dua petak pertanaman dengan memberikan hama pada petak pertanaman 1 dan tidak memberikan hama pada petak pertanaman 2, hal tersebut dapat dilakukan dengan mengurung hama tersebut dengan bahan kimia atau secara mekanis. Pada umumnya pendekatan yang digunakan adalah mengadakan investasi secara alami di lahan pertanian. Menurut Gatot Mudjiono, ada beberapa kesulitan yang dihadapi dalam menilai kehilangan hasil pada tanaman, yaitu :
  1. Variasi tipe serangan oleh satu atau lebih hama, misalnya hama penggerek tongkol jagung pada larva insar pertama dapat merusak daun, pelepah daun, dan rambut jagung
  2. Tanaman sehat yang berdekatan dengan tanaman yang mengalami kerusakan dapat mengkompensasi hasil
  3. Pestisida yang digunakan dapat menghasilkan pengaruh secara langsung terhadap tanaman

SOAL LATIHAN

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai materi di atas, kerjakanlah soal latihan berikut!
  1. Apa alasan utama dalam mambuat evaluasi kerusakan pada PHT?
  2. Jelaskan makna kerusakan secara langsung yang diakibatkan oleh hama!
  3. Sebutkan dan jelaskan dua teknik untuk mengukur kerusakan pada sistem pengakaran!
  4. Bagaimanakan menentukan hubungan antara kerusakan dengan penurunan hasil?
  5. Sebutkan beberapa kesulitan yang dihadapi dalam menilai kehilangan hasil pada tanaman!

 Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif yang terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Pembelajaran 1.

image/svg+xml Tingkat penguasaan = Jumlah Jawaban yang Benar Jumlah Soal ✕ 100%

Arti tingkat penguasaan : 90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang

 Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan ke Kegiatan Pembelajaran 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan Pembelajaran 1, terutama bagian yang belum dikuasai.


PETUNJUK JAWABAN SOAL LATIHAN

  1. Alasan utama untuk membuat evaluasi kerusakan pada PHT yaitu :
    1. Guna menetapkan status ekonomik populasi hama
    2. Guna menetapkan niai ambang ekonomi (AE) dan batas kerusakan ekonomi
    3. Menentukan nilai efektivitas hasil pengendalian
    4. Untuk mengevaluasi varietas tahan dan galur tanaman
  2. Kerusakan secara langsung merupakan serangan yang dilakukan oleh serangga yang rangsung merusak hasil tanaman sehingga menurunkan hasil produksi tanaman
  3. Dua teknik untuk mengukur kerusakan pada sistem pengakaran, yaitu :
    1. Secara langsung, dilakukan dengan menjumlah seluruh kerusakan sistem pengakaran, yaitu dengan menghitung persentase kerusakan akar seperti berapa cm dibawah permukaan tanah, dan persentase akar yang terpotong pada ruas pertama dan kedua
    2. Secara tidak langsung, dilakukan dengan cara mengukur kekuatan yang digunakan untuk mencabut tanaman dari tanah; dan membuat rating kerusakan berdasarkan tegakan tanaman
  4. Untuk menentukan hubungan antara kerusakan dengan penurunan hasil tersebut biasanya dilakukan proses percobaan pengambilan sampel dengan membuat dua petak pertanaman dengan memberikan hama pada petak pertanaman 1 dan tidak memberikan hama pada petak pertanaman 2, hal tersebut dapat dilakukan dengan mengurung hama tersebut dengan bahan kimia atau secara mekanis.
  5. Kesulitan yang dihadapi dalam menilai kehilangan hasil pada tanaman, yaitu :
    1. Variasi tipe serangan oleh satu atau lebih hama, misalnya hama penggerek tongkol jagung pada larva insar pertama dapat merusak daun, pelepah daun, dan rambut jagung
    2. Tanaman sehat yang berdekatan dengan tanaman yang mengalami kerusakan dapat mengkompensasi hasil
    3. Pestisida yang digunakan dapat menghasilkan pengaruh secara langsung terhadap tanaman

RANGKUMAN

 Kerusakan yang ditimbulkan oleh hama kepada tanaman merupakan fungsi dari padat populasi, ciri-ciri perilaku makan atau cara meletakkan telur serangga, serta ciri-ciri biologi serangga, kerusakan tersebut dipengaruhi oleh faktor biotik dan faktor fisik lingkungan. kerusakan pada tanaman yang diakibatkan oleh serangan serangga bervariasi tergantung pada tipe makan serangga tersebut. Kerusakan tersebut juga terbagi atas dua tipe, yaitu kerusakan secara langsung dan kerusakan secara tidak langsung. Kerusakan yang diakibatkan oleh hama juga dapat terlihat pada sistem pengakaran. Pada hama yang langsung merusak tanaman, hubungan antara kerusakan dengan penurunan hasil biasanya lebih mudah untuk ditetapkan apabila dibandingkan dengan hama yang secara tidak langsung merusak tanaman


TES FORMATIF

Pilihlah satu jawaban yang tepat!
  1. Faktor yang mempengaruhi kerusakan yang ditimbulkan oleh hama adalah!
    1. Faktor ekologi dan faktor biotik
    2. Faktor biotik dan faktor fisik lingkungan
    3. Faktor ekologi dan faktor fisik lingkungan
    4. Faktor genetik dan faktor kimiawi
  2. Berikut adalah alasan utama untuk membuat evaluasi kerusakan pada PHT, kecuali!
    1. Guna menetapkan status ekonomik populasi hama
    2. Guna menetapkan niai ambang ekonomi (AE) dan batas kerusakan ekonomi
    3. Menningkatnya serangan hama
    4. Menentukan nilai efektivitas hasil pengendalian
  3. Acrocercops cramerella Snellen Adalah jenis hama?
    1. Hama tanaman
    2. Hama pengegrek buah kakao
    3. Hama penggerek tanaman jagung
    4. Hama penggerek padi
  4. Kerusakan oleh hama pada umumnya dihasilkan leh aktivitas apa?
    1. Aktivitas merusak tanaman
    2. Aktivitas dalam ekosistem
    3. Aktivitas makan serangga
    4. Aktivitas berkembang biak serangga
  5. Teknik mengukur kerusakan pada sistem pengakaran secara langsung dapat dilakukan dengan?
    1. menghitung persentase kerusakan akar
    2. menghitung berapa banyak hama yang merusak akar
    3. mengamati bagian pangkal akar
    4. mengamati kerusakan yang ada pada akar
  6. Mengukur kekuatan yang digunakan untuk mencabut tanaman dari tanah merupakan cara untuk mengukur?
    1. Kerusakan pada sistem pengakaran secara langsung
    2. Kerusakan pada sistem pengakaran melalui faktor ekologi
    3. Kerusakan pada sistem pengakaran melalui faktor bioteknologi
    4. Kerusakan pada sistem pengakaran secara tidak langsung
  7. Berikut adalah kesulitan yang dihadapi dalam menilai kehilangan hasil pada tanaman, kecuali!
    1. Variasi tipe serangan oleh satu atau lebih hama
    2. Tanaman lebih mudah diserang hama
    3. Tanaman sehat yang berdekatan dengan tanaman yang mengalami kerusakan dapat mengkompensasi hasil
    4. Pestisida yang digunakan dapat menghasilkan pengaruh secara langsung terhadap tanaman
Last modified: Thursday, 2 July 2020, 12:21 AM